Sabtu, 12 Agustus 2017

Menfaat Membaca Al-qur'an Bagi Kesehatan

   Segala puji bagi Allah yang Maha baik yang telah Melimpahkan rahmat dan Anugrahnya kepada seluruh umat manusia dialam semesta ini. sholawat dan salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad sholallahu'alaihi wasallam beserta kelurga, sholawat dan pengikutnya hingga akhir zaman amma ba'du.
Tulisan yang singkat dan sangat terbatas ini tidak dapat memenuhi semua kebutuhan para pembaca namun, demikian kami berharap semoga bermanfaat untuk dibaca.
Artikel singkat ini kami bingkai dengan judul.
               "MANFAAT MEMBACA AL-QUR'AN BAGI KESEHATAN"
   bentuk kasih sayang allah bagi umat manusia, salah satunyaadalah diturunkanyafirman-firman allah melalui kekasihnya Rosulullah SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini, berupa al-qur'an yang merupakan mu'jizat terbesar yang allah anugrahkan bagi manusia, maka nikmat allah yangh mana lagi yang kamu dustakan?
banyak sekali rahasia yang belum terungkap yang terkandung didalam mu'jizat al-qur'an ini. namun dengan majunya teknologi sekarang ini, satu persatu mu'jizat al-qur'an mulai terkuak.
Baru-baru ini Dr. Al-qodhi melakukan servei diklinik Besar Florida, Amerika serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan ayat-ayat suci Al-qur'an, baik mereka yang mengerti bahasa arab atau tidak. ternyata Memberikan Perubahan Fisiologis yang sangat besar.
Termasuk salah satunya Dapat Menangkal Berbagai Macam Penyakit.
Hal ini dikuatkan lagi oleh penemuan Muhammad salim yang dipublikasikan diUniversitas Bostom.
   Mengapa didalam islam, ketika kita membaca al-qur'an disarankan untuk bersuara? minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita.
Berikut Penjelasanya:
Setiap sel didalam tubuh kita terdengar didalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahn sekecil apapun dalam getaran ini akan menimbulkan potensi penyakit diberbagai bagian tubuh.
balikan keseimbangannya. Hal tersebut artinya harus digetarkan dengan suara.
maka muneulah"TERAPI SUARA" yang ditemukan oleh Dr. Alfred Tomatis, seorang dokter diprancis.
   Sementara Dr.Al-qodhi menemukan, bahwa MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN BERSUARA.
memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangan.
Penelitian berikutnya membuktikan kembali terbukti bahwa, membaca al-aqur'an memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaligus kanker, virus dan kuman .
Berhenti bergetar saaat dibacakan ayat-ayat suci al-qur'an dan diaat yang sama,
sel-se sehat menjadi aktif.
mengembalikan keseimbangan program ytang terganggu tadi sesuai dengan firman allah
QS.al-isro ayat 82:

"Dan kami turunkan dari al-qur'an {sesuatu } yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang dzolim {Al-qur'an itu} hanya akan menambah kerugian"
  Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin dan giat membaca al-qur'an.menurut survei :Suara yang paling memiliki pengaruh kuat terhadap sel-sel tubuh adalah suara sipemilik tubuh itu sendiri.Oleh karena itu tilawah al-qur'an lebih utama dari pada hanya mendengar bacaan orang lain. Mengapa shalat jama'ah lebih dianjurkan ?karna ada do'a yang keras sehingga terdengar oleh telinga, dan ini bisa mengembalikan sistem yang seharian rusak.
  Mengapa dalam islam mendengarkan lagu hingar-bingar tidak dianjurkan ? karena survei membuktikan, bahwa getaran suara hingar-bingar membuat tubuh tidak seimbang.
Maka kesimpulanya adalah:

  1. Bacalah al-qur'an dipagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.
  2. Kurangi mendengarkan musik hingar-bingar, ganti saja dengan murotal yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan. siapa tahu kita punya potensi terkena kanker, tapi karena rajin mendengarkan murotal, penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeksi.
  3. Perbaiki bacaan al-qur'anya {baca dengan tartil, lengkapi dengan tajwid }karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan.
                 Demikianlah artikel singkat ini kami sampaikan, mohon ma'af atas segala kekurangan, wallahu a'alm bishowab.


(Ust. Akrom Alwaritsin)

Tidak ada komentar:
Write komentar